Bejat !! Diduga Ayah Kandung Tiduri Anak Gadisnya Hingga Hamil

Brebes, Tops Berita – Seorang laki-laki berinisial AR (40) warga asal Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo yang berdomisili di Kelurahan Randugunting Kota Tegal tega menghamili anak kandungnya Bunga (15) hingga melahirkan anak laki-laki.

Sebelumnya, informasi dari warga bahwa ada Ayah dan anak gadisnya tinggal satu kamar, selaku Ketua RT dimana mereka tinggal langsung datang ke tempat tinggal mereka. Karena Ayahnya sedang tidak di tempat, ketua RT pesan ke anak gadisnya.

“Tolong jangan tidur satu kamar dengan ayahnya, kan ada kamar yang lain.” kata Ketua RT 06 Kelurahan Randugunting Kota Tegal.

Niat baik ketua RT tidak mendapat respon baik dari ayahnya. Tidak lama setelah sampai di rumah, saudara AR berinisial AMB menyampaikan marah dan kekesalan AR karena Ketua RT “tidur sama anak kandungnya sendiri tidak boleh” kata AR menyampaikan ke AMB.

Setelah lama tidak bertemu, ketua RT mendengar informasi bahwa mereka (red. AR dan Bunga) sudah pindah tempat tinggal di desa Debong dan sekarang Bunga tengah dirawat di Puskesmas Randugunting.

Pihak puskesmas Randugunting saat dikonfirmasi media membenarkan bahwa ada pasien di bawah umur melahirkan. “Memang benar ada pasien di pasien di bawah umur melahirkan tapi sudah dipindahkan, untuk info lebih lanjut silahkan konfirmasi ke Dinas Kesehatan”, terang dr. Hartono.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tegal melalui Endang Sri Ningsih selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat menjelaskan bahwa ibu kandung Bunga asli Wonosobo sedangkan Ayahnya asli Tegal.

“Status Bunga adalah pendatang dan korban pelecahah seksual sudah ditangani Puskesmas Tegal Selatan. Bunga melahirkan anak laki-laki kemarin Minggu 26 September 2021. Kami sudah koordinasi dengan Dinsos, sekarang Bunga dititipkan di Rumah Singgah di Cabawan untuk anaknya dirujuk ke RUSD Kardinah Tegal”, ungkap Endang Sri Ningsih.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Kota Tegal sekaligus Sekdin Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kota Tegal Khusnul Hidayati menjelaskan korban masih muda  dan masa depan masih panjang. Dia masih dalam pemulihan psikologis kejiwaan akibat kejadian tersebut.

“Pihak kami sudah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Wonsobo agar nantinya bisa membantu pemulihan Bunga dan bayinya”, pungkas Khusnul Hidayati kepada media. (Red)

You cannot copy content of this page