Wujudkan herd immunity, Koramil Mojosongo Datangi Ponpes Dawar

Boyolali, Tops Beria – Ratusan santri dari pondok pesantren Dawar Manggis, Mojosongo, Boyolali mengikuti vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan percepatan realisasi target vaksinasi menuju herd immunity (kekebalan kelompok) di wilayah setempat, Kamis (30/9/2021).

Pelaksanaan vaksinasi itu disiapkan sebanyak 250 dosis vaksin jenis Moderna tahap dua yang diperuntukkan bagi santriwan maupun santriwati. Vaksinasi dilakukan oleh petugas vaksinator tim RSDC 19 Brotowali 2 yang terdiri tenaga registrasi, screening dan vaksinator. Para santri yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 berusia 12 tahun ke atas. Sebelum melakukan vaksinasi mereka juga telah dipastikan kondisi kesehatannya, dilakukan screening, sehingga aman untuk mengikuti vaksinasi.

Para santri tampak antusias mengikuti jalannya vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di GOR Hasbullah Said Pondok Dawar Manggis. Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Koramil 03 Mojosongo Kodim 0724 Boyolali melalui Babinsa Manggis Sertu Eko yang hadir di lokasi untuk melaksanakan pengamanan juga memantau jalannya vaksinasi

“Kegiatan serbuan vaksinasi ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi santri dan khususnya penanganan di masa pandemi saat ini, dan tentunya ini juga untuk mewujudkan Herd Immunity di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali,” kata babinsa.

“Ini adalah salah satu ikhtiar kita supaya segera terbebas dari musibah ini selain juga kita terus berdoa kepada Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu Pengasuh Ponpes Dawar KH. Charisuddin Siroj menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan Koramil 03 Mojosongo yang telah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di lingkungan Ponpes Dawar Manggis Mojosongo.

“Kami sampaikam terima kasih kepada pemerintah dan Koramil 03 Mojosongo atas terselenggaranya vaksinasi ini. Semoga kita segera mewujudkan Herd Immunity dan selalu sehat serta terjauh dari covid-19,” ujarnya.

Penulis : Agus Kemplu

You cannot copy content of this page