Usai Raih Gelar WBK, Kantor Imigrasi Pemalang Berusaha Raih WBBM

Pemalang, Tops Berita – Kantor Imigrasi Pemalang mendapatkan kunjungan dari Staff ahli menteri dan Direktur Sistik Imigrasi. Kunjungan kali ini adalah rangkaian agenda penguatan dan pendampingan satuan kerja dalam pembangunan zona integritas pada jajaran Kementerian Hukum dan HAM RI.

Setelah meraih gelar WBK pada tahun 2019 silam, Imigrasi Pemalang terus berbenah dan memantaskan diri dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarkat.

Kepala Kantor Imigrasi Pemalang, Arvin Gumilang mengatakan, pada tahun 2021 ini Imigrasi Pemalang sekali lagi berusaha meraih gelar Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani atau kerap disapa WBBM.

“Gaung pembentukan zona integritas guna meraih gelar WBBM ini dibackup sepenuhnya oleh Kementerian Hukum dan HAM RI yang senantiasa menyokong satuan kerja dibawah payung kerjanya agar selalu on track dalam meraih gelar WBK/WBBM,” kata Arvin.

Salah satu upaya agar satuan kerja yang diusulkan dapat meraih gelar tersebut, menurutnya, adalah dengan melakukan pendampingan dan penguatan secara berkala kepada seluruh satuan kerja yang diusulkan.

“Kantor Imigrasi Pemalang sebagai salah satu satuan kerja yang diusulkan meraih gelar WBBM tahun ini tidak luput menjadi sasaran wajib pendampingan dan penguatan,”
Kemenkumham menugaskan Staff Ahli Menteri Bidang Sosial, Mien Usinem, dan Direktur Sistik Imigrasi, Agato P.P. Simamora untuk melakukang pendampingan dan penguatan zona integritas. Kali ini, untuk memberikan arahan secara langsung kepada Imigrasi Pemalang.

Pendampingan dan Penguatan yang biasanya lebih banyak kedalam pengawasan berkas, kali ini lebih ke cek lapangan, dimana keduanya langsung turun ke ruangan-ruangan di Kantor Imgrasi Pemalang guna mengecek kesiapan menyangga gelar WBBM.

“Produk dan inovasi yang Imigrasi Pemalang, harus ditampilkan! Ditonjolkan! Pemohon harus tahu apa saja Inovasi yang dapat mereka nikmati agar layanan spesial yang tersedia itu langsung berefek kepada meraka” ujar Dirsistik dikala meninjau kondisi Kantor Imigrasi Pemalang yang ternyata menyimpan berbagai macam inovasi yang luar biasa.

“Sayang sekali kalau Inovasi yang susah payah dibuat ini tidak terlihat! Jangan lupa tonjolkan apa saja yang unik dan berubah, apa yang menjadi surprise di dalam presentasi dan laporan kepada TPN nanti!” tambahnya.

Dirsitik bersama Staff Ahli, pada kesempatan tersebut, berbagi banyak pengalaman agar jalan meraih WBBM semakin lancar bagi Kanim Pemalang.
Di sinilah mimpimu di awali, jangan kau nodai dengan memberikan data palsu! yang merupakan salah satu jargon layanan yang menarik hati kedua pembesar Kementerian Hukum dan HAM tersebut sehingga menjadi salah satu saran yang wajib diperhatikan dalam membuat presentasi nanti.

“Tim pasti akan jenuh apabila presentasi yang diajukan monoton! Seragam dengan yang lain! Karena itu, perlu ada pembeda yang benar-benar bisa membuka mata tim penilai. Jargon ini adalah salah satu dari sekian banyak hal yang khas yang bisa dijual. Tampilkan!” ujarnya bersemangat saat mengetahui bahwa di Kantor ini ternyata memiliki banyak hal yang sangat menarik.

Seperti halnya, pembagian zonasi dan id card unik yang diberikan khusus kepada setiap pengunjung yang datang sehingga mereka dapat ontracki ketika memasuki gedung layanan dan mudah juga bagi petugas untuk mengarahkan apabila dibutuhkan.

Kemudian, pembuatan jalur khusus layanan prioritas yang secara khusus dibuat menonjol di lantai layanan juga seolah memberikan ucapan selamat datang dan kepastian kepada pemohon yang termasuk kaum rentan bahwa Kantor Imigrasi Pemalang memastikan bahwa mereka akan diberikan layanan prioritas dibanding pemohon lainnya.

Hal sederhana lain yang ternyata berimbas dan berkesan adalah penempelan infografis vital pada dinding booth foto, sehingga sambil menunggu foto dan biometrik, pemohon dapat membaca infografis tersebut.

Yang unik adalah infografis tersebut ternyata malah mampu memberi kesan di hati pembacanya, seperti jargon tadi yang membuat pemohon akan berpikir dua kali apabila ingin berbohong ketika di wawancara, atau info mengenai TKI non prosedural yang tentunya akan membuat calon tenaga kerja akan lebih selektif dalam menerima tawaran.

“Selain pujian, tentunya banyak masukan juga yang diberikan kala itu. Seperti saran mengenai penyediaan media informasi di setiap pos layanan. Walaupun sudah ada infografis, tapi akan lebih baik lagi apabila di setiap pos layanan ada infografis kecil yang mampu mengingatkan pemohon bahwa Imigrasi Pemalang ada layanan ini bermanfaat” ujarnya.

Walaupun terlihat sepele, tapi ini adalah salah satu trik ampuh berjualan dan menangkal komentar negatif dari para tim penilai. Ruang pojok informasi yang sedianya akan difungsikan seperti lounge dan pojok baca, diberikan input juga.

“Anak-anak sekarang sudah tidak begitu betah bermain dengan playground, tapi lebih betah bermain dengan gadget.” ujar mantan kepala Kantor Cirebon tersebut seolah memberikan siratan agara ruangan tersebut dapat menjadi lebih berfungsi dan pemohon tidak enggan memakainya.

Kunjungan yang walau sejenak ini, mampu memberikan imbas luar biasa dalam pembenahan dan kesiapan Imigrasi Pemalang dalam meraih gelar WBBM tahun ini. (*)

You cannot copy content of this page