Untuk Menjaga Kemampuan Prima, Yonif 407/Padmakusuma Gelar Garjas

Tegal – Topsberita – Dalam rangka pelaksanaan program kerja satuan serta pembinaan dan pemeliharaan fisi kok prajurit, satuan Yonif 407/Padmakusuma menggelar kegiatan pengambilan data nilai akhir tes Garjas (Kesegaran Jasmani) Latorlan untuk Tamtama dan Bintara Remaja (Taja dan Baja).

Kegiatan Garjas yang meliputi kesegaran A (lari 12 menit) dan B (Pull-Up, Shit-Up, Push-Up, Lunges, Suttle Run dan tes Postur) tersebut diselenggarakan di Lapangan Mako Yonif 407/PK, Selasa (11/10/2021).

Garjas diselenggarakan sesuai dengan Prokes. Sebelum kegiatan dimulai, Dantonkes Kima Yonif 407/PK Letda Inf Ckm Bambang Sasongko beserta anggota tim medisnya melaksanakan pengecekan kesehatan yaitu suhu badan, tensi dan detak jantung kepada seluruh anggota yang akan melaksanakan Garjas.

Kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan pemanasan secara maksimal untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya untuk mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan bagi anggota yang akan mengikuti Garjas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Garjas tersebut dipimpin oleh Perwira Jasmani (Pajas) Yonif 407/PK Kapten Inf Yanrafdiyanto dan dibantu oleh anggotanya sebagai tim penilai serta tim pendukung.

Kapten Inf Yanrafdiyanto mengatakan, untuk Taja dan Baja Yonif 407/PK yang akan mengikuti tes Garjas tersebut diharapkan dapat melaksanakan dengan serius, sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Nilai Garjas harus dapat dipertanggungjawabkan, karna nilai Garjas tersebut akan digunakan untuk data masuk di Kompi Senapan.

Ia juga menekankan tentang faktor kemanaan dalam kegiatan. Bagi anggota yang sudah melaksanakan rikes tensi tetapi tidak memenuhi syarat karna ada kendala baik tensi rendah maupun tensi tinggi, maka selanjutnya harus mengikuti petunjuk dari tim medis apabila tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan.

“Garjas tersebut bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit, sekaligus mengukur kemampuan jasmani seluruh prajurit Taja dan Baja selama mengikuti propgram Latorlan,” imbuhnya.
“Selanjutnya, setelah melalui beberapa tahapan pengambilan nilai kemampuan prajurit Taja dan Baja, untuk kegiatan Latorlan akan ditutup. Untuk seluruh prajurit Taja dan Baja akan masuk ke Kompi Senapan Jajaran Yonif 407/PK guna melengkapai kebutuhan organisasi,” begitu pungkasnya. ( Tgh )

You cannot copy content of this page