Terbitkan Perbub Tentang Pilkades Serentak 2022, Pemkab Brebes Gelar Sosialisasi

Brebes,Topsberita.com-Sebanyak 43 desa tersebar dari 17 kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sebagian Kepala Desa akan habis masa jabatanya, dari sejumlah tersebut beberapa masa jabatanya tidak serentak.

Belum terangya peraturan tentang pemilihan Kepala Desa yang akan digelar secara serentak atau terpisah, membuat sejumlah calon kepala desa belum mempersiapkan secara maksimal.

Namun Pemerintah Kabupaten Brebes dalam mengatur tentang Pilkades tahun 2022, sebagai persiapan awal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa, Pemkab Brebes telah menerbitkan Peraturan Bupati nomor 60 tahun 2021 tentang pemilihan kepala desa serentak.

Dengan telah diundangkanya Perbub tentang Pemilihan kepala desa serentak memperjelas bagaimana tahapan tahapan Pilkades tahap III tahun 2022.

Dikatakan Bupati Brebes melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Brebes, Subagyo SH, pada Kamis (11/11/2021) bahwa terdapat beberapa point penting yang perlu disampaikan kepada publik, utamanya bagi calon kades.

“Poin dari Perbub nomor 60 tahun 2021 adalah mekanisme, tata cara mengatur daripada pilkades serentak yang akan dilaksanakan di tahun 2022, mekanisme tata cara pilkades 2022 hampir sama dengan tata cara pilkades-pilkades sebelumnya, hanya yang membedakan adalah pembiayaan, karena ini dilaksanakan masih dalam situasi pandemik, tentunya ada hal hal tertentu yang harus dilakukan, termasuk perlunya APD (red. Alat Pelindung Diri), penerapan prokes dan lainya,” terang Subagyo SH.

Ditegaskan Subagyo, jika saat ini Pemerintah Kabupaten Brebes belum ada rencana pelaksaan pilkades dengan menggunakan e-voting.

“ Dulu pernah direncanakan namun sampai hari ini, sampai dengan pelaksanaan pilkades serentak tahun 2022, tetap masih menggunakan pola manual,” Ujar Subagyo.

Untuk memberi pemahaman Perbub tentang pilkades serentak 2022, Pemkab Brebes juga telah mulai mensosialisasikan perbub tersebut dengan mengundang sejumlah Kasi Pemerintahan Kecamatan, Kepala Desa, dan BPD yang masuk dalam daftar desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa serentak, yang digelar di Gedung Korpri Brebes.

Subagyo menjelaskan, Pilkades serentak gelombang tiga di Kabupaten Brebes di rencanakan tahun 2022, dan sesuai dengan jadwal sebenarnya jatuh pada bulan April, tapi mengingat pada bulan April jatuh pada bulan puasa maka perlu di pertimbangkan.

“Kan perlu dipertimbangkan juga, puasa puasa menyelenggarakan pilkades ? sehingga kemungkinan nanti opsinya dilaksanakan dibulan Mei, ketika dilaksanakan bulan april, tahapannya dimulai januari, tetapi ketika opsi yang diputuskan bulan mei maka tahapan itu dimulai bulan Pebruari,” katanya.

Lebih lanjut Subagyo menjelaskan, ketika habis masa jabatan kepala desa, mengingat rentang waktu yang pendek, untuk masa kekosongan kepala desa, nantinya akan ditugaskan bukan dari Pjs atau pejabat sementara, namun akan di tugaskan dari YMT atau yang melaksanakan tugas.

You cannot copy content of this page