Cegah Covid-19, Prajurit Yonif 407/Padmakusuma Dibekali Penyuluhan Kesehatan Terpadu

Tegal,- Topberita.com – Sesuai dengan Prokes, segenap Prajurit Yonif 407/Padmakusuma mengikuti kegiatan penyuluhan terpadu pelayanan kesehatan tertentu non BPJS TW IV T.A. 2021 di Aula Kapten Damhuri Amir. Materi penyuluhan kesehatan disampaikan oleh Kasub Instalwatnap B RS. Tk. III Wijaya Kusuma dr. Tangguh B., Senin (19/11/2021).

Dalam sambutannya, Komandan Yonif 407/PK Letkol Inf Catur Irawan, S.I.P., M.I.P., menyampaikan acara penyuluhan kesehatan tentang wabah penyakit covid-19 dan penanganannya ini sangat penting dan banyak manfaatnya, terutama bagi prajurit Yonif 407/Padmakusuma untuk menambah wawasan dan pengetahuan sehingga dapat mencegah penularannya.

“Sangat berarti bagi kita semua terutama mengenai covid-19 yang sedang mewabah di negara tercinta kita ini. Dengan mengenali virus ini, saya berharap prajurit Yonif 407/Padmakusuma dapat memahami apa yang akan dijelaskan oleh tim penyuluh dari Kesdam. Karena dengan pemahaman yang baik akan memunculkan sikap dan tindakan yang tepat dalam bertugas,” pungkasnya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh dr. Tangguh mengenai virus Covid-19 dan bagaimana cara pencegahannya. Virus Covid-19 adalah virus berasal dari Cina yang dapat menyebabkan penyakit saluran pernafasan. Pada prinsipnya kenapa dinamakan Covid-19 karena ditemukan pada tahun 2019.

“Bencana dan krisis kesehatan dapat terjadi kapan saja ditengah masa pandemi Covid-19. Masyarakat adalah garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan berpartisipasi ditetapkannya penerapan jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dirumah saja, hindari menyentuh wajah. Sedangkan belum ada ahli yang bisa menentukan kapan waktu pandemi Covid-19 akan berakhir,” tuturnya.

Dalam tranmisi penularan dari manusia ke manusia via droplet saluran nafas seperti batuk dan bersin. Selain itu juga melalui kontak dekat personal (menyentuh atau jabat tangan). Menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus dan selanjutnya menyentuh mulut, hidung dan mata sebelum mencuci tangan juga dapat menyebabkan penularan.

“Adapun gejala-gejala klinisnya seperti demam, batuk pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih dan lesu. Untuk menghindari hal itu, sebagai upaya pencegahan diharapkan untuk menjaga daya tahan tubuh, sering cuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker bila batuk dan pilek, selalu konsumsi gizi seimbang, perbanyak makan sayur dan buah, rajin berolahraga dan istirahat cukup, tidak mengkomsumsi daging yang tidak masak, berhati-hati kontak dengan hewan dan apabila batuk, pilek dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut dijelaskan tentang vaksin, vaksin merupakan produk yang berisi antigen berupa mikroorganisme yang diolah sehingga aman digunakan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Vaksin bukanlah obat, vaksin mendorong pembentukan kekebalan tubuh. Pemberian vaksin untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila terpapar penyakit tersebut tidak akan sakit/sakit ringan. Adapun jenis-jenis vaksin saat ini adalah Sinovac, Astrazenica, Pfizer dan Moderna.

“Perjuangan kita melawan Covid-19 belum usai, penambahan kasus baru masih terus terjadi karena itu tetaplah menjaga protokol kesehatan agar tidak tertular dan menulari. Keberhasilan masyarakat produktif dan aman Covid-19 sangat tergantung pada kedisiplinan masyarakat dan kesadaran kolektif dalam mematuhi protokol Covid-19,” begitu pungkasnya. ( Tgh )

You cannot copy content of this page