Jayapura – Sebanyak 100 siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 29 Jayapura mengikuti pembinaan kedisiplinan dan kesamaptaan jasmani bersama dua anggota Kodim 1701/Jayapura, Serma Supriadi dan Serma Jose. Kegiatan ini digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Jalan Gerilyawan No.155, Awiyo, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Kamis (21/8/2025).
Pembinaan tersebut menitikberatkan pada pembentukan karakter melalui disiplin dan peningkatan ketahanan fisik. Para instruktur menegaskan, disiplin tidak hanya sebatas menaati aturan, melainkan juga menjadi fondasi dalam membangun karakter, etika, serta rasa tanggung jawab generasi muda.
“Disiplin adalah pondasi yang mengajarkan siswa untuk bertanggung jawab, menghargai sesama, dan menyelesaikan tugas tepat waktu. Nilai ini akan menjadi bekal penting saat mereka menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Serma Supriadi dalam sesi pengarahan.
Selain materi kedisiplinan, siswa-siswi juga diperkenalkan dengan latihan kesamaptaan jasmani, meliputi lari 12 menit, pull up, sit up, shuttle run (lari angka delapan), serta tata cara senam pagi dan peregangan. Pada hari pertama, siswa menerima teori sekaligus simulasi, sementara praktik penuh dijadwalkan keesokan harinya.
“Intinya, hari ini para siswa sudah memahami mekanisme dan tujuan setiap latihan. Besok, mereka akan mempraktikkannya secara menyeluruh agar hasilnya lebih maksimal,” tambah Serma Supriadi.
Wali Asrama SRMA 29 Jayapura, Ismail, S.Psi, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1701/Jayapura atas kontribusinya dalam kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dedikasi bapak-bapak dari Kodim. Anak-anak sangat antusias dan bersemangat mengikuti setiap sesi. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena manfaatnya sangat besar bagi pembinaan karakter mereka,” ungkap Ismail.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memiliki fisik yang sehat dan kuat, tetapi juga terbentuk sebagai generasi muda yang disiplin, tangguh, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. (Redaksi Papua)