Brebes, Tops Berita – Sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan dan keberlanjutan program pembinaan kemandirian, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes, Gowim Mahali, melaksanakan kontrol area branggang dan area pembinaan kemandirian pada kolam perikanan di lingkungan Lapas Brebes, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik Giatja) Ibnu Sina dan Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Fahrur Ridlo. Peninjauan ini bertujuan memastikan aspek keamanan, kebersihan, serta kelayakan sarana pembinaan kemandirian berjalan sesuai standar.
Kontrol area branggang difokuskan pada pengecekan langsung wilayah perimeter Lapas guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pimpinan Lapas Brebes dalam menjaga situasi lapas tetap kondusif.
Selain pengamanan, Kalapas Brebes juga meninjau area kolam perikanan yang digunakan sebagai sarana pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya budidaya ikan nila dan ikan lele. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan pembinaan berjalan optimal dan berkelanjutan.
Kalapas Brebes, Gowim Mahali, menyampaikan bahwa kontrol rutin ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), yang menekankan keseimbangan antara penguatan keamanan dan pembinaan produktif.
“Kami memastikan seluruh area pembinaan kemandirian, termasuk kolam perikanan, berjalan aman dan produktif. Ini bagian dari komitmen kami mendukung 15 Program Aksi Kemenimipas sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat,” ujar Gowim Mahali.
Sementara itu, Kasi Binadik Giatja Lapas Brebes, Ibnu Sina, menjelaskan bahwa kolam perikanan menjadi salah satu media pembinaan kemandirian yang efektif dan berorientasi pada hasil.
“Melalui pembinaan perikanan, warga binaan tidak hanya dilibatkan dalam kegiatan kerja, tetapi juga diberikan pemahaman teknis budidaya ikan nila dan lele secara berkelanjutan, sehingga dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” jelas Ibnu Sina.
Kegiatan kontrol berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan keseriusan Lapas Brebes dalam menjaga keamanan sekaligus mengoptimalkan pembinaan kemandirian. Melalui langkah ini, Lapas Brebes menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemasyarakatan yang aman, humanis, produktif, dan selaras dengan kebijakan nasional.
(Salam)