Tegal – Topsberita.com – Bagi warga Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, musibah angin puting beliung yang merusak puluhan rumah bukanlah hal yang mudah dilalui. Atap beterbangan, dinding rusak, dan sebagian keluarga harus bertahan dalam kondisi serba terbatas. Di tengah situasi tersebut, kehadiran Polres Tegal bersama Bhayangkari menjadi secercah harapan yang menguatkan hati masyarakat, Senin, 26 Januari 2026.
Sejak pagi, warga berkumpul di Dukuh Gunungaul dengan penuh harap. Mereka menyambut hangat kedatangan Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. beserta jajaran dan Bhayangkari yang datang membawa bantuan sembako, asbes sebanyak 250 lembar, serta layanan kesehatan. Kepala Desa Sumbaga, Aminudin, turut mendampingi warganya dalam kegiatan tersebut.
Bagi masyarakat, bantuan itu bukan hanya sekadar barang, melainkan bukti nyata bahwa mereka tidak dibiarkan berjuang sendirian.
“Rumah kami rusak, atap banyak yang terbang. Kami sempat bingung harus mulai dari mana. Alhamdulillah, Polres Tegal datang membantu. Ini sangat berarti bagi kami,” tutur salah seorang warga penerima bantuan.
Kepala Desa Sumbaga, Aminudin, menyampaikan bahwa warganya sangat merasakan manfaat dari kehadiran Polres Tegal. Ia melihat langsung bagaimana warga merasa lebih tenang dan bersemangat setelah mendapatkan perhatian dan bantuan.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan humanis kepada warga terdampak.
“Kami hadir untuk memastikan bapak dan ibu tidak merasa sendirian. Musibah ini adalah ujian bersama, dan Polri bersama Bhayangkari akan selalu berupaya hadir membantu masyarakat. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi semangat untuk bangkit kembali,” ungkap Kapolres.
Warga juga merasakan kedekatan dan kepedulian para personel Polri yang hadir dengan sikap ramah dan penuh empati. Mereka menyapa satu per satu, mendengarkan keluhan, serta memberi semangat kepada warga yang terdampak. Kehadiran Kapolres Tegal yang untuk kedua kalinya datang langsung ke Desa Sumbaga membuat masyarakat merasa benar-benar diperhatikan dan dilindungi.
Bagi kami, masyarakat Desa Sumbaga, kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan ini adalah bukti bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang peduli terhadap penderitaan rakyat. Bantuan yang diberikan menjadi kekuatan bagi kami untuk bangkit, menata kembali rumah, dan melanjutkan kehidupan dengan harapan baru pascabencana.(Tgh)
