Pasca Banjir 224 Rumah di Desa Capar di Bersihkan Jajaran Polres Tegal dan Masyarakat

Tegal – Topsberita. Com – Sedikitnya 224 rumah warga di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, terdampak banjir yang terjadi pada Senin, 2 Februari 2026 siang. Banjir dipicu meluapnya Sungai Cacaban akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas Sunarto menyampaikan bahwa berdasarkan hasil assessment, hujan deras mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB. Beberapa jam kemudian, debit air Sungai Cacaban meningkat hingga meluap dan memasuki permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 150 sentimeter.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Polres Tegal bersama Polsek Jatinegara, Palang Merah Indonesia (PMI), dan warga melaksanakan kerja bakti pascabanjir pada Selasa, 03 Februari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono dengan melibatkan personel gabungan.

Dalam kegiatan itu, Polres Tegal turut mengerahkan Mobil Sabhara guna membantu proses pengangkutan lumpur, sampah, serta material sisa banjir dari lingkungan warga. Personel Polri bersama relawan dan masyarakat tampak bahu-membahu membersihkan rumah, kios, serta akses jalan agar aktivitas warga dapat segera kembali normal.

Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga mengalami musibah.

“Kami berupaya membantu mempercepat proses pemulihan lingkungan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi gerak cepat jajarannya dalam membantu masyarakat terdampak banjir.

“Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam memberikan bantuan kemanusiaan serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ungkap Kapolres.

Selain melaksanakan kerja bakti, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah timbulnya penyakit pascabanjir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana alam. ( Tgh)

Loading

You cannot copy content of this page