Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di daerah pegunungan Papua, kehadiran TNI menjadi lebih dari sekadar penjaga keamanan. Mereka hadir sebagai pelayan masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT Pos Okbibab, yang menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kampung Abmisibil, Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang. Minggu (08/02/2026)
Kapten Inf Supriyono menegaskan bahwa kegiatan pelayanan medis ini bukanlah program sesaat, melainkan bentuk komitmen berkelanjutan untuk menjangkau dan melayani masyarakat yang membutuhkan.
“Kami tidak hanya menunggu warga datang ke pos. Jika diperlukan, kami datangi langsung dari rumah ke rumah. Karena kesehatan adalah hak semua orang, tak terkecuali saudara-saudara kita di Papua,” ungkap Kapten Inf Supriyono.
Dia juga mengatakan, pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan umum, penanganan keluhan ringan, hingga pemberian obat-obatan dasar.
Kepercayaan warga terhadap Satgas pun terlihat dari sambutan hangat mereka, termasuk Ibu Tunince (33 th), warga Kampung Okbibab, yang datang berobat dan menyampaikan rasa harunya.
“Terima kasih bapak TNI yang sudah memeriksa dan mengobati kami. Kami merasa sangat diperhatikan. Semoga Tuhan selalu memberkati bapak-bapak di pos ini,” ujarnya penuh syukur.
Di wilayah seperti Kampung Abmisibil, tantangan geografis membuat fasilitas kesehatan sulit dijangkau. Di sinilah TNI hadir dengan empati dan aksi nyata, menjadikan pos mereka sebagai tempat harapan bagi masyarakat sekitar.
Sentuhan kecil seperti ini mungkin tampak sederhana, namun dampaknya sangat besar, menghadirkan kelegaan, menghidupkan harapan, dan menguatkan jalinan kasih antara TNI dan rakyat.
Di tanah Papua, di balik rimbun hutan dan sungai yang membelah bumi Cenderawasih, suara kepedulian TNI menggema dalam tindakan.