BREBES – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Brebes terus menggencarkan program “Syiar dan Edukasi Menjadi Profesi Juleha”. Kali ini, giliran ratusan siswa kelas 9 MTs Sunan Kalijaga Desa Siwuluh, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes yang mendapatkan bekal kemahiran penyembelihan sesuai syariat pada, Selasa (30/04/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 232 siswa ini bertujuan untuk memperkenalkan profesi juru sembelih halal sekaligus memberikan pemahaman pentingnya konsumsi daging yang thayyib (baik) sejak dini.
Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan DPD Juleha Brebes, Kusmanto, M.Pd., hadir sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa menyembelih bukan sekadar mematikan hewan, melainkan ibadah yang memiliki standar teknis dan syar’i yang ketat.
“Kami ingin para siswa memahami bahwa menjadi Juleha adalah profesi yang mulia dan strategis dalam menjaga kehalalan pangan umat. Di sini mereka belajar mulai dari fikih penyembelihan hingga teknik asah bilah,” ujar Kusmanto.
Tak hanya teori, para siswa juga mendapatkan demonstrasi praktik penyembelihan unggas yang dipandu oleh Ustadz Imam Zaelani beserta jajaran pengurus DPD Juleha Brebes lainnya. Para siswa diajarkan cara memegang unggas yang benar agar hewan tidak stres (animal welfare) serta memastikan tiga saluran (nafas, makanan, dan pembuluh darah) putus dengan sempurna.
Kepala MTs Sunan Kalijaga, Zaki In’ami, S.Pd.I., menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, keterampilan ini sangat aplikatif dan dibutuhkan oleh siswa saat terjun ke masyarakat nantinya.”Kami sangat berterima kasih kepada DPD Juleha Brebes. Ini adalah bekal berharga bagi anak-anak kami.

Selama ini mereka mungkin hanya melihat, tapi hari ini mereka tahu ilmunya. Harapannya, lulusan kami tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga mandiri dalam urusan ibadah praktis seperti ini,” ungkap Zaki In’ami.
Senada dengan Kepala Madrasah, salah satu guru pendamping menyatakan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi karena materi disampaikan dengan cara yang komunikatif dan praktis.
Ahmad, Salah satu siswa peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru yang menantang. “Awalnya takut melihat darah, tapi setelah dijelaskan tekniknya oleh para ustadz dari Juleha, jadi mengerti kalau ada adabnya. Ternyata pisaunya harus sangat tajam supaya hewannya tidak tersiksa,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, DPD Juleha Brebes berharap dapat mencetak generasi muda yang peduli terhadap aspek kehalalan dan mampu menjadi pelopor jaminan produk halal di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas. (Utsm).
