PAPUA PEGUNUNGAN, TOLIKARA — Semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bergema di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, melalui pelaksanaan Kirab Merah Putih dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Kota Karubaga tersebut berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 14.20 WIT dan diikuti sekitar 250 orang, terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Tolikara, TNI-Polri, pelajar SD, SMP dan SMA, serta berbagai komponen masyarakat.
Turut hadir Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos.; Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda, S.H., M.Si.; Sekda Kabupaten Tolikara Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos., M.Si., M.A.; Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf Derek S. Rumbino; Kapolres Tolikara Kompol Robert Hitipeuw, S.H., M.H.; Kepala Kantor Kemenag Tolikara Mickael Dandirwalu, S.Th.; para pejabat OPD Pemerintah Kabupaten Tolikara, para pelajar serta masyarakat Kabupaten Tolikara.
Dalam arahannya, Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, pelajar, Pemerintah Daerah, TNI dan Polri yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Kirab Merah Putih.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang HUT Kemerdekaan RI, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan dan memperkuat rasa nasionalisme, persatuan serta kecintaan terhadap Tanah Air, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Tolikara.
“Kirab Merah Putih ini bukan hanya sekadar membawa dan mengibarkan bendera, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan dan menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda kita.”
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Tolikara untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan mempererat persaudaraan dan menjaga situasi keamanan bersama.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tolikara untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian. Pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh masyarakat harus bersatu menjaga Tolikara agar tetap aman dan kondusif.”
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan persatuan, keamanan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Kalau kita bersatu dan menjaga keamanan, maka berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga Tolikara, menjaga persatuan dan terus menumbuhkan semangat kebangsaan.”
Sementara itu, Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf Derek S. Rumbino mengatakan, Kirab Merah Putih merupakan momentum strategis untuk menanamkan jiwa nasionalisme kepada generasi muda.
“Anak-anak sekolah yang ikut dalam Kirab Bendera Merah Putih ini merupakan bagian dari generasi emas. Kita ingin menanamkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara serta mengingatkan bahwa perjuangan mempertahankan persatuan Indonesia merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Dandim.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di Kabupaten Tolikara.
Kapolres Tolikara Kompol Robert Hitipeuw, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Kirab Merah Putih merupakan salah satu rangkaian kegiatan menjelang pelaksanaan Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
“Kegiatan ini menjadi tradisi sebelum kita melaksanakan Upacara Detik-Detik Proklamasi. Melalui kirab ini kita menanamkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa kepada generasi muda,” ungkapnya.
Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan tetap menjaga ketertiban dan kedamaian.
Kirab diawali dengan persiapan di Lapangan Merah Putih Karubaga, kemudian peserta membawa Bendera Merah Putih berukuran 20 x 30 meter serta sebanyak 250 bendera kecil.
Pada pukul 13.30 WIT, Kirab Merah Putih mulai bergerak dengan rute: Lapangan Merah Putih – SD Karubaga – Kantor Dukcapil – Pertigaan Kogome – Kogome – Tugu Salib – Jalan Irian – Bank BPD – Makodim 1716/Tolikara.
Antusiasme masyarakat dan para pelajar terlihat sepanjang pelaksanaan kirab. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Seluruh rangkaian Kirab Merah Putih selesai pada pukul 14.20 WIT dalam keadaan aman, tertib, lancar dan kondusif.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi Pemerintah Kabupaten Tolikara, TNI-Polri, pelajar, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat yang bersama-sama menjaga keamanan serta menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari Karubaga, Merah Putih berkibar. Dari Tolikara, semangat persatuan dan cinta NKRI terus menyala.
![]()