BREBES – Komandan Kodim (Dandim) 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., memberikan arahan tegas kepada seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0713/Brebes dalam kegiatan Jam Komandan yang berlangsung di lingkungan Makodim 0713/Brebes.
Dalam arahannya, Dandim memberikan penekanan khusus terkait proses penerimaan calon prajurit TNI atau werving, agar seluruh anggota senantiasa berhati-hati, menjaga integritas, serta tidak terlibat dalam praktik percaloan maupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat dan mencoreng nama baik institusi TNI.

Dandim mengingatkan bahwa proses rekrutmen prajurit TNI dilaksanakan melalui mekanisme dan ketentuan resmi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, seluruh Babinsa diminta tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengaku mampu meloloskan calon prajurit dengan imbalan sejumlah uang.
“Saya tekankan kepada seluruh anggota, khususnya para Babinsa, agar berhati-hati dalam menyikapi proses penerimaan prajurit TNI. Jangan sekali-kali menjadi perantara, menjanjikan kelulusan, apalagi menerima uang dari calon maupun orang tua calon dengan alasan dapat membantu meloloskan seleksi. Jangan sampai niat membantu justru menjerumuskan diri sendiri dan merusak nama baik satuan,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa Babinsa merupakan ujung tombak satuan teritorial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Posisi tersebut menuntut setiap anggota untuk menjadi teladan dalam memberikan informasi yang benar, termasuk mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dan prosedur resmi penerimaan prajurit TNI.
Menurutnya, apabila terdapat warga binaan yang berminat menjadi prajurit TNI, Babinsa dapat memberikan motivasi, pembinaan fisik, mental, serta informasi pendaftaran melalui jalur resmi tanpa menjanjikan hasil kelulusan.
“Silakan membantu putra-putri terbaik bangsa yang bercita-cita menjadi prajurit TNI dengan memberikan informasi dan arahan yang benar. Namun, jangan pernah menjanjikan kelulusan karena keberhasilan calon ditentukan oleh kemampuan, kesiapan, dan hasil seleksi sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.
Dandim juga mengingatkan seluruh anggota agar mewaspadai oknum yang mencatut nama pejabat TNI, komandan satuan, maupun panitia seleksi untuk melakukan penipuan terhadap masyarakat.
Apabila menemukan indikasi praktik percaloan, pungutan liar, atau pihak yang menawarkan jaminan kelulusan, anggota diminta segera melaporkannya melalui jalur komando agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
“Jaga kehormatan diri, keluarga, dan satuan. Jangan tergoda iming-iming uang atau keuntungan sesaat. Sekali anggota terlibat dalam praktik yang melanggar aturan, dampaknya bukan hanya kepada pribadi, tetapi juga terhadap kepercayaan masyarakat kepada TNI. Saya tidak ingin ada anggota Kodim 0713/Brebes yang terlibat dalam persoalan tersebut,” tandasnya.
Selain memberikan penekanan terkait werving TNI, Dandim juga mengajak seluruh Babinsa untuk terus meningkatkan kedisiplinan, loyalitas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan Jam Komandan tersebut, diharapkan seluruh personel Kodim 0713/Brebes semakin memahami pentingnya menjaga integritas, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD.
“Jadilah prajurit yang profesional, jujur, dan bertanggung jawab. Kehormatan seorang prajurit bukan diukur dari materi yang diperoleh, melainkan dari pengabdian, kedisiplinan, dan kepercayaan masyarakat yang mampu dijaga,” pungkas Dandim.(Pen0713)
![]()