Keerom – Babinsa Koramil 1701-23/Skanto, Koptu Yuli Barrang, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita yang dipimpin oleh petugas kesehatan Ibu Ester Rumbrar, A.Md.Keb, bertempat di Kampung Alang-alang Raya, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Kamis (21/8).
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan layanan kesehatan dasar berbasis masyarakat dengan dukungan tenaga medis. Melalui kegiatan ini, warga mendapatkan berbagai layanan, mulai dari pengukuran berat dan tinggi badan balita, pemantauan tumbuh kembang, hingga penyuluhan kesehatan untuk mendukung pertumbuhan anak yang optimal.
Dalam pelaksanaan kali ini, fokus kegiatan diarahkan pada pencegahan stunting melalui pemantauan status gizi balita. Data perkembangan anak juga dicatat untuk memastikan pertumbuhan sesuai usia serta mendeteksi secara dini bila ada indikasi gangguan pertumbuhan.
Koptu Yuli Barrang dalam kesempatan tersebut memberikan pendampingan penuh sekaligus menyampaikan pesan kepada para orang tua, khususnya ibu-ibu, agar senantiasa memperhatikan kesehatan dan asupan gizi anak.
“Kami mengimbau agar ibu-ibu selalu memberikan perhatian khusus terhadap asupan gizi anak. Berikan ASI eksklusif, perhatikan pola makan dengan gizi seimbang, serta biasakan pola hidup sehat. Hal ini penting agar balita tumbuh sehat, kuat, dan terhindar dari stunting,” ujar Koptu Yuli Barrang.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Posyandu sangat membantu pemerintah dalam mencetak generasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, Babinsa selalu siap mendukung setiap kegiatan kesehatan masyarakat sebagai wujud kepedulian TNI terhadap warga di wilayah binaan.
Sementara itu, petugas kesehatan, Ibu Ester Rumbrar, A.Md.Keb, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Babinsa yang turut mendampingi jalannya kegiatan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Babinsa. Kehadiran beliau membuat masyarakat lebih bersemangat datang ke Posyandu, sekaligus menambah rasa aman dan kelancaran selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya.
Kegiatan Posyandu di Kampung Alang-alang Raya tidak hanya menjadi sarana pemantauan kesehatan balita, tetapi juga ajang edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya gizi, pola hidup sehat, serta perhatian pada tumbuh kembang anak. Dengan sinergi antara tenaga kesehatan, Babinsa, dan masyarakat, diharapkan anak-anak di Kabupaten Keerom dapat tumbuh sehat, cerdas, serta menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. (Redaksi Papua)