Jayapura – Danrem 172/PWY Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, S.E., selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) 172/PWY memberikan pengarahan kepada prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 614/Raja Pandhita (RJP) yang akan mengakhiri masa tugasnya di Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, pada Rabu (27/8/2025).
Dalam arahannya, Danrem menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi yang ditunjukkan prajurit Yonif 614/RJP selama satu tahun bertugas di wilayah Papua. Menurutnya, keberhasilan Satgas dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan tidak lepas dari pengabdian yang dilandasi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
“Hari ini kalian telah melaksanakan Nonton Bareng sebagai bentuk apresiasi atas penugasan yang telah dilaksanakan selama setahun. Sampai detik ini saya bersyukur kepada Tuhan karena kalian semua lengkap dan tidak ada kekurangan sedikit pun,” ujar Danrem.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kinerja dan loyalitas Satgas Yonif 614/RJP selama berada di pos-pos penugasan. “Atas nama Pangdam XVII/Cenderawasih, saya mengapresiasi bahwa Yonif 614/RJP telah melaksanakan tugas dengan sangat baik. Semoga setiap perbuatan baik yang kalian lakukan mendapat balasan yang baik pula,” tambahnya.
Menjelang kepulangan ke Home Base, Danrem menekankan pentingnya menjaga faktor keamanan. “Besok kalian akan melaksanakan upacara pemberangkatan. Saya berpesan, mulai dari sekarang hingga seterusnya, perhatikan faktor keamanan. Jangan ada satupun prajurit yang mencederai reputasi baik yang telah kalian tunjukkan. Jaga sikap dan perilaku selama perjalanan menuju Home Base,” tegasnya.
Di akhir pengarahannya, Danrem juga menyinggung pentingnya nilai reorganisasi dan kepemimpinan dalam tubuh TNI. Ia berharap para prajurit tetap memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI dan menjauhi segala bentuk pelanggaran.