Dari Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif, Danrem 174/ATW Panen Cabai Bersama Prajurit dan Persit

Merauke – Komitmen nyata Korem 174/Anim Ti Waninggap (ATW) dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) Ketahanan Pangan kembali ditunjukkan melalui kegiatan panen cabai bersama. Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim, S.I.P., M.Si., didampingi Ketua Persit Koorcabrem 174/ATW Ny.Yuli Mustakim, melaksanakan panen cabai di kebun Korem 174/ATW yang berlokasi di depan Wisma Atlet (markas sementara), Kelurahan Karang Indah, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Jumat (23/1/2026).

‎‎Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kepala Seksi (Kasi) Korem 174/ATW, Para pengurus Persit Koorcabrem 174/ATW, serta para prajurit Korem 174/ATW. Kehadiran seluruh unsur Korem dalam kegiatan ini mencerminkan soliditas, kebersamaan, serta kepedulian terhadap ketahanan pangan di wilayah Papua Selatan.

‎‎Pemanfaatan lahan tidur yang berada di lingkungan Korem 174/ATW menjadi kebun produktif merupakan langkah konkret dalam mendukung PSN Ketahanan Pangan. Lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini mampu menghasilkan komoditas hortikultura, khususnya cabai, yang bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi kebutuhan internal satuan.

‎‎Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk peran aktif TNI AD dalam membantu pemerintah menyukseskan program nasional di bidang pangan.

‎‎“Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif ini adalah bukti nyata komitmen Korem 174/ATW dalam mendukung Program Strategis Nasional Ketahanan Pangan. Kita ingin menunjukkan bahwa dengan kebersamaan, kerja keras, dan kemauan untuk berinovasi, lahan yang ada dapat memberikan manfaat nyata,” tegas Danrem.

‎‎Lebih lanjut, Danrem berharap kegiatan pertanian ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh positif, baik bagi prajurit maupun masyarakat sekitar, dalam upaya menciptakan kemandirian pangan.

‎‎Melalui kegiatan panen cabai bersama ini, Korem 174/ATW tidak hanya berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan satuan, tetapi juga menegaskan peran TNI sebagai motor penggerak dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Papua Selatan.

Loading

You cannot copy content of this page