Ikuti Sosialisasi Pengawasan Internal Secara Virtual, Kalapas Brebes: Komitmen Tingkatkan Integritas dan Jaga Kualitas Pelayanan

Brebes, Tops Berita – Sosialisasi Pengawasan Internal Terhadap Potensi Pelanggaran Petugas Pada Satuan Kerja Pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Brebes, Gowim Mahali dan jajaran Pejabat Struktural mengikuti secara virtual, Rabu (19/3/2025).

Kegiatan Zoom Sosialisasi Tentang Pengawasan Internal Terhadap Potensi Pelanggaran Petugas Pada Satuan Kerja Pemasyarakatan ini dilaksanakan menindaklanjuti Surat Kepala Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia nomor : PAS.8-UM.01.01-32, tanggal 18 Maret 2025.

Keikutsertaan Kalapas Brebes dan jajaran menunjukkan komitmen dalam menjunjung tinggi keamanan dan kenyamanan Lembaga Pemasyarakatan. Sehubungan telah ditetapkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-325.PK.08.05 Tahun 2025 Tentang Pengawasan Internal Terhadap Potensi Pelanggaran Petugas Pada Satuan Kerja Pemasyarakatan, Maka Direktorat Kepatuhan Internal perlu melakukan sosialisasi dalam rangka memberikan pemahaman terkait kebijakan serta mekanisme pengawasan internal sebagaimana Surat Edaran tersebut.

Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan tugas pegawai yang tidak maksimal seperti kurangnya ketelitian petugas dalam melakukan pemeriksaan dan penggeledahan barang dan badan, kurangnya pengawasan gudang bengkel kerja, lemahnya pengawasan mobil pengangkut bahan makanan, serta beberapa hal lainnya. Untuk itu perlu diambil langkah pengawasan internal dan pemantauan yang harus dilaksanakan oleh masing-masing kepala lapas dan melaporkan pelaksanaan kegiatan secara rutin.

Menyikapi arahan tersebut, Gowim Mahali, menghimbau kepada seluruh petugas untuk lebih memahami prosedur dan tanggung jawab mereka dalam melakukan pengawasan serta mampu memitigasi potensi permasalahan yang mungkin muncul di lapangan.

“Tentunya dengan pengawasan internal yang baik akan menjaga kualitas pelayanan kepada warga binaan dan memastikan tidak adanya penyimpangan yang terjadi dalam sistem pemasyarakatan, sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional di lapas berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap 13 program akselerasi menteri imigrasi dan pemasyarakatan,” ujar Gowim.

Kegiatan Zoom Meeting ini menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarjajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Dengan adanya kesepahaman yang kuat dan implementasi yang tepat, diharapkan sistem Pemasyarakatan di Indonesia semakin profesional dan berorientasi pada pembinaan yang lebih baik bagi warga binaan serta anak binaan.

(Salam)

3000 143 kali dilihat, 138 2 kali dilihat hari ini

<p>You cannot copy content of this page</p>