Lainnya

Kapolsek Balapulang Kunjungi Bayi Lahir Dengan Kaki Pengkor

Teguh · 6 Sep 2026

Tegal – Topsberita.Com – Kepedulian Polri terhadap masyarakat diwujudkan melalui kunjungan langsung personel Polsek Balapulang bersama tenaga kesehatan kepada seorang bayi yang sedang menjalani pengobatan kondisi Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) atau yang dikenal sebagai kaki pengkor di Desa Tembongwah, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jumat (4/9/2026).

Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB tersebut dilakukan Kapolsek Balapulang IPTU Syaeful Hidayat, S.H. bersama Ketua Bhayangkari Ranting Balapulang, Kasium Polsek Balapulang, dan Bidan Desa Tembongwah.

Bayi tersebut saat ini dalam kondisi sehat dan telah memiliki kepesertaan BPJS untuk mendukung pengobatan secara rutin. Dari hasil kunjungan, keluarga juga diketahui membutuhkan dukungan karena kondisi perekonomian yang terbatas.

Kapolsek Balapulang IPTU Syaeful Hidayat, S.H. mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polri kepada masyarakat, khususnya keluarga yang sedang menghadapi kondisi kesehatan anak.

“Kami ingin memastikan keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi kondisi yang sedang dialami. Selain memberikan dukungan moral, kami juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan agar kondisi pasien tetap mendapatkan pemantauan dan pengobatan secara rutin,” ujar IPTU Syaeful Hidayat, S.H.

Menurutnya, dukungan keluarga dan konsistensi menjalani pengobatan menjadi hal penting dalam proses penanganan kondisi kaki pengkor pada bayi.

“Yang terpenting adalah keluarga tetap semangat dan mengikuti anjuran medis. Kami akan terus mendorong Bhabinkamtibmas bersama bidan desa untuk memantau kondisi pasien sekaligus memberikan motivasi kepada keluarga,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Polsek Balapulang bersama Bidan Desa Tembongwah juga memastikan keluarga telah memiliki akses terhadap layanan kesehatan melalui BPJS. Pemantauan secara berkelanjutan akan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien dan membantu keluarga memperoleh dukungan yang diperlukan.

Kehadiran Polri di tengah keluarga pasien diharapkan dapat memberikan semangat serta menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga kepedulian terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan masyarakat.(Tgh)

Loading

You cannot copy content of this page