BREBES – Personel Kodim 0713/Brebes bersama tim gabungan segera merespons kejadian kebakaran yang melanda kawasan sebelah Terminal Tanjung, Kabupaten Brebes, Jumat (28/8/2026). Api menghanguskan bangunan dan aset milik CV Dayi Jaya, sebuah usaha produksi sol sepatu.

Kehadiran prajurit dan Armada Damkar TNI dari Kodim 0713/Brebes ini bertujuan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merambat ke permukiman warga.
Komandan Kodim (Dandim) 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int segera mengerahkan personel gabungan TNI dan Armada Damkar TNI AD bersama Polres Brebes dan Brimob Pekalongan, Tim Damkar Kabupaten Brebes, Cilacap dan Cirebon setelah menerima laporan kejadian.
Dalam keterangannya, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int menjelaskan bahwa tantangan utama dalam pemadaman ini adalah akses yang terbatas dan adanya bahan baku mudah terbakar seperti karet, plastik, dan bahan kimia di dalam pabrik.
“Personel kami berkoordinasi erat dengan petugas Damkar. Karena akses sulit dan risiko perambatan api tinggi, kami mengambil langkah tegas dengan menjebol sebagian tembok bangunan. Hal ini dilakukan agar selang pemadam dapat diarahkan langsung ke titik api dan memutus jalur penyebaran kobaran api,” ujar Dandim.
Selain membantu teknis pemadaman, personel Kodim 0713/Brebes juga bertugas mengamankan lokasi, mengatur lalu lintas agar jalur evakuasi tetap lancar, serta menenangkan warga sekitar yang panik. Upaya pendinginan (cooling down) terhadap struktur bangunan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara yang dapat menyala kembali.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Belum ada keterangan resmi mengenai besaran kerugian materiil. Namun, berkat kerja sama cepat antara TNI, Damkar, dan masyarakat, kerugian akibat perluasan api ke area lain berhasil diminimalisir.
Pihak Kodim 0713/Brebes mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mendekat ke lokasi kejadian demi keselamatan, serta tidak memarkir kendaraan di akses jalan menuju lokasi agar tidak menghambat kinerja petugas.
“Kami akan terus memantau situasi hingga kondisi benar-benar aman. Solidaritas dan gotong royong antara TNI, instansi terkait, dan masyarakat adalah kunci dalam menangani bencana seperti ini,” tutup Dandim.(Pen0713)
![]()