Daerah

Panas Terik dan Tetesan Keringat Tak Menghalangi Semangat Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Kedungoleng

Ujang Brebes · 14 Agu 2026

Brebes, Jumat (14/08/2026) – Di bawah terik matahari dan ditemani tetesan keringat, semangat pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, terus berlanjut. Kondisi cuaca dan beratnya pekerjaan tidak menyurutkan langkah Babinsa Desa Kedungoleng, Sertu Maryono, bersama masyarakat untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang menjadi harapan warga.

Sejak pagi, Sertu Maryono hadir di lokasi pembangunan untuk mendampingi sekaligus membantu masyarakat dalam melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan. Dengan penuh semangat, Babinsa bersama warga bahu-membahu mengerjakan pekerjaan konstruksi sesuai tahapan yang sedang berlangsung.

Panas matahari yang menyengat seolah menjadi bagian dari perjuangan dalam mewujudkan jembatan yang nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tetesan keringat yang membasahi tubuh menjadi saksi atas kerja keras dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh pihak yang terlibat.

Bagi Sertu Maryono, kondisi tersebut bukanlah alasan untuk mengurangi semangat pengabdian. Justru, keberadaan masyarakat yang terus bekerja menjadi motivasi untuk tetap berada di tengah-tengah warga dan memberikan bantuan secara langsung.

“Panas dan lelah merupakan bagian dari proses. Yang terpenting adalah pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan hasilnya nanti benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan, kami akan berusaha hadir dan mendampingi,” ujar Sertu Maryono.

Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng memiliki arti penting bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah dan aman bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Dengan tersedianya jembatan yang lebih kokoh dan permanen, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar. Warga akan lebih mudah mengangkut hasil pertanian, menjalankan aktivitas ekonomi, serta mengakses berbagai fasilitas umum seperti sekolah dan layanan kesehatan.

Selain memberikan manfaat dari sisi infrastruktur, proses pembangunan jembatan juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat. Warga secara sukarela ikut berpartisipasi dengan memberikan tenaga dan waktu demi terwujudnya fasilitas yang nantinya akan digunakan bersama.

Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial. Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa dituntut untuk selalu mengetahui kondisi masyarakat di wilayah binaannya dan hadir membantu ketika masyarakat menghadapi kesulitan maupun membutuhkan dukungan dalam kegiatan yang bersifat positif.

Sertu Maryono juga terus mendorong masyarakat agar mempertahankan semangat kebersamaan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, pembangunan akan lebih mudah diselesaikan apabila seluruh pihak saling mendukung dan bekerja dengan penuh tanggung jawab.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak ada jarak antara Babinsa dan masyarakat ketika bersama-sama mengerjakan kepentingan bersama. Panas, lelah, dan tetesan keringat menjadi bagian dari perjalanan menuju hasil pembangunan yang nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat secara luas.

Kodim 0713/Brebes melalui para Babinsa terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan pembangunan di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa bukan hanya dalam aspek pembinaan keamanan dan kewilayahan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial serta pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Semangat yang ditunjukkan Sertu Maryono bersama warga menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan material dan tenaga, tetapi juga membutuhkan ketulusan, kepedulian, dan semangat gotong royong. Setiap tetes keringat yang tercurah di lokasi pembangunan menjadi bagian dari pengabdian untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dengan semangat pantang menyerah, pembangunan Jembatan Beton Garuda Desa Kedungoleng diharapkan terus berjalan hingga selesai sesuai target. Nantinya, jembatan tersebut diharapkan menjadi sarana penting yang memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus menjadi bukti nyata bahwa melalui kebersamaan dan kerja keras, berbagai keterbatasan dapat diatasi demi kemajuan desa dan kesejahteraan rakyat.(Pen0713)

Loading

You cannot copy content of this page