Brebes, Tops Berita – Puluhan petugas gabungan melakukan penyemprotan pada tanaman eceng gondok yang menghalangi aliran sungai Sigeleng di Brebes. Jum’at (25/06/2021)
Upaya petugas gabungan dan relawan membersihkan eceng gondok di sungai sigeleng yang melintas di antar Kelurahan Limbangan Wetan dan Kelurahan Limbangan Kulon Brebes selalu sia-sia. Setelah sungai segeleng bersih eceng gondok berkembang biak cepat diikuti genangan sampah.
Petugas gabungan yang terdiri dari unsur masyarakat Limbangan Wetan dan Kelurahan Limbangan Kulon, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), DPU Kab. Brebes serta dibantu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat melakukan penyemprotan obat pertanian agar eceng gondok layu dan mati.
Kepala kel. Limbangan Wetan, Akhmad Nuryanto menuturkan bahwa upaya membersihkan eceng gondok sudah berkali kali. “Sejak terjadi banjir besar tahun 2017 dan 2018 lalu, membersihkan tanaman liar itu dengan cara diangkat tapi hanya bersih sementara” kata Ahmad Nuryanto
Kali ini, lanjut Ahmad Nuryanto, petugas yang dibantu petani setempat melakukan penyemprotan agar tanaman liar itu layu dan mati tanpa merusak ekosistem lingkungan air karena menggunakan obat pertanian herbisida yang aman.
Sementara, Wibowo Budi Santoso Kasi Rekonstruksi BPBD Kabupaten Brebes mengatakan bahwa sungai sigeleng adalah salah satu sungai yang diandalkan masyarakat Brebes guna membuang air yang menggenang daerah perkotaan Brebes. Namun yang terjadi sungai selalu ditutupi eceng gondok. Dengan gotong royong, diharapkan mendapat hasil maksimal sehingga bahaya banjir dapat ditanggulangi.
Wibowo Budi Santoso menghimbau, kepada masyarakat sekitar sungai segeleng untuk tidak membuang sampah di aliran sungai disamping menimbulkan pencemaran air juga bisa menghambat arus sungai sehingga meluap menggenangi rumah warga.
Penulis : Simpe