BREBES – Kabar menggembirakan datang dari lokasi pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Setelah melalui berbagai tahapan pekerjaan yang cukup panjang dan penuh tantangan, pada Minggu (31/5/2026) pembangunan pondasi jembatan dinyatakan telah selesai. Proyek yang menjadi harapan masyarakat tersebut kini tinggal menunggu pelaksanaan tahap pembangunan selanjutnya.
Penyelesaian pondasi menjadi salah satu pencapaian penting dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang melintasi Sungai Ciraja. Pondasi merupakan bagian paling mendasar dan berperan vital dalam menopang seluruh konstruksi jembatan. Dengan selesainya pekerjaan tersebut, pembangunan kini memasuki fase yang lebih maju menuju penyempurnaan struktur utama jembatan.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan kebersamaan yang telah ditunjukkan oleh anggota TNI, pemerintah desa, serta masyarakat Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung selama beberapa bulan terakhir. Berbagai tahapan pekerjaan mulai dari pembersihan lahan, penggalian pondasi, pemasangan rangka besi, pengecoran, hingga proses penguatan struktur telah dilaksanakan secara bertahap dan penuh semangat gotong royong.
Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, yang selama ini aktif mendampingi dan mengawal kegiatan pembangunan di lapangan, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pekerjaan pondasi jembatan tersebut.
“Alhamdulillah, pekerjaan pondasi jembatan telah selesai dilaksanakan. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat, baik TNI maupun masyarakat yang selalu kompak dan penuh semangat dalam setiap tahapan pembangunan,” ujar Pelda Aris.
Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pondasi menjadi langkah besar dalam mewujudkan impian masyarakat memiliki jembatan penghubung yang aman dan representatif. Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi warga yang tanpa kenal lelah terus membantu pekerjaan sejak awal pembangunan dimulai.
Selama proses pembangunan, semangat gotong royong menjadi pemandangan yang selalu terlihat di lokasi. Warga dari berbagai kalangan, baik laki-laki maupun perempuan, turut memberikan tenaga dan dukungan sesuai kemampuan masing-masing. Kehadiran anggota Koramil 12/Bantarkawung yang selalu mendampingi masyarakat juga semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Masyarakat Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung menyambut gembira selesainya pondasi jembatan tersebut. Mereka berharap tahapan pembangunan berikutnya dapat segera dilaksanakan sehingga Jembatan Gantung Garuda bisa segera digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan banyak manfaat, mulai dari memperlancar akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pendidikan dan kesehatan, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Bantarkawung.
Selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Semangat kebersamaan yang terus terjaga selama proses pembangunan menjadi modal penting untuk menghadapi tahapan pekerjaan berikutnya.
Dengan selesainya pondasi jembatan, pembangunan Jembatan Gantung Garuda kini memasuki babak baru yang semakin mendekatkan harapan masyarakat menjadi kenyataan. Warga optimistis bahwa melalui kerja keras, kesabaran, dan gotong royong yang terus dipertahankan, jembatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Bantarkawung tersebut akan segera berdiri kokoh dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang.(Pen0713)

