BREBES – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan kembali mewarnai pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Pada Kamis (30/4/2026), riuh canda tawa terdengar di sela-sela pekerjaan, terutama dari para ibu-ibu yang turut terjun langsung membantu proses pembangunan.
Jembatan yang melintasi Sungai Ciraja ini menjadi salah satu proyek infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat. Selain menjadi penghubung antara Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung, jembatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga melalui akses yang lebih mudah dan aman.
Di tengah padatnya aktivitas pembangunan, para ibu-ibu terlihat aktif membantu berbagai pekerjaan di lapangan. Dengan penuh semangat, mereka terlibat dalam kegiatan ringan hingga pendukung, seperti membantu menyiapkan material dan mendukung proses pengecoran. Meski pekerjaan cukup menguras tenaga, suasana tetap terasa ringan berkat canda tawa yang mereka bagikan.
Kehadiran ibu-ibu ini tidak hanya menambah tenaga dalam proses pembangunan, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang lebih hangat dan penuh kekeluargaan. Tawa yang terdengar di lokasi menjadi penyemangat tersendiri bagi seluruh pihak yang terlibat.
Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang tercipta menjadi faktor penting dalam menjaga semangat kerja.
“Canda tawa di sela pekerjaan ini menunjukkan bahwa kebersamaan tetap terjaga. Ibu-ibu yang ikut terjun langsung juga menjadi motivasi bagi yang lain. Dengan suasana seperti ini, pekerjaan terasa lebih ringan,” ujar Pelda Aris.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga dan antara TNI dengan masyarakat.
Warga Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung menyambut baik setiap tahapan pembangunan yang berlangsung. Mereka berharap jembatan ini segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari pertanian hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Dengan semangat gotong royong yang diiringi suasana penuh keakraban, pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Bantarkawung diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai. Kehadiran jembatan ini nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga simbol kuatnya kebersamaan dan semangat masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik.(Pen0713)
