Keerom – Rangkaian kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan I Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1701/Jayapura, Letkol Arm Mustafa Lara, S.T., M.IP. Acara penutupan berlangsung khidmat di halaman SMK Negeri 1 Arso, Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Minggu (21/6/2026), dengan mengusung tema: “Korps Kadet Republik Indonesia sebagai Wadah Pembentukan Generasi Muda yang Teguh, Disiplin, dan Berkarakter Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Sebanyak 75 siswa peserta mengikuti seluruh rangkaian penutupan yang dipenuhi semangat kebangsaan. Sebelum upacara penutupan dimulai, seluruh peserta mengikuti prosesi Api Unggun Semangat KKRI momen yang dimaknai sebagai simbol penyalaan semangat juang, persaudaraan erat, serta tekad bulat untuk senantiasa mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam sambutannya, Kasdim menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia pelaksana, para pembina, guru pendamping, maupun seluruh peserta atas dedikasi, kedisiplinan, dan antusiasme tinggi yang ditunjukkan sejak awal kegiatan hingga berakhir.
Ia menegaskan bahwa berakhirnya perkemahan bukanlah titik akhir pembinaan, melainkan titik awal tanggung jawab yang lebih besar.
“Selama mengikuti Persami, kalian telah ditempa dengan nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, hingga rasa cinta tanah air. Nilai-nilai ini harus melekat menjadi watak, menjadi bekal utama menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Kasdim juga mengajak seluruh peserta untuk tampil menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Para kadet diharapkan tampil sebagai pelopor kedisiplinan, kebersihan lingkungan, persatuan, serta semangat belajar yang tak pernah padam.
Secara khusus, ia mengingatkan keistimewaan generasi muda yang tumbuh di wilayah perbatasan: “Jangan pernah merasa kecil atau tertinggal karena tinggal di perbatasan. Justru dari sini lahir generasi tangguh yang paling paham makna persatuan dan perjuangan. Teruslah bermimpi setinggi langit, namun wujudkan dengan kerja keras, disiplin, dan doa yang tulus.”
Menjawab tantangan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, Kasdim juga mengingatkan agar generasi muda selektif dan berhati-hati terhadap pengaruh buruk. “Jauhi narkoba, minuman keras, judi, kekerasan, hingga penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab. Sebaliknya, gunakan masa muda untuk belajar, berkarya, berorganisasi, berolahraga, serta menggali potensi diri sebaik-baiknya,” ujarnya.
Kepedulian terhadap alam juga menjadi pesan inti penutupan. Menurutnya, kekayaan alam Papua adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga kelestariannya agar dapat diwariskan utuh kepada generasi penerus selanjutnya.
“Saya yakin, dari barisan kalian hari ini akan lahir calon pemimpin masa depan Indonesia, entah itu dokter, guru, insinyur, pengusaha, anggota TNI-Polri, hingga pemimpin di tingkat nasional yang membawa kemajuan. Teruslah belajar, terus berjuang, dan jangan pernah menyerah pada keadaan,” tambahnya dengan nada optimis.
Sebagai penutup pesan, ia menekankan komitmen yang harus dimiliki setiap peserta: berkarakter dalam sikap, unggul dalam prestasi, peduli lingkungan, serta setia kepada bangsa dan negara.
Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, Kasdim 1701/Jayapura secara resmi menutup kegiatan Persami KKRI Kabupaten Keerom Tahun 2026.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1701/Jayapura menegaskan harapannya: lahirnya generasi muda Papua yang berdisiplin tinggi, berjiwa pemimpin, bernasionalisme kuat, serta berkarakter kokoh modal paling berharga menyongsong kebangkitan Indonesia Emas 2045. (Redaksi Berita)