Brebes, Tops Berita – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Magang Taruna Tingkat IV Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas), Minggu (5/7/2016).
Monitoring dan evaluasi dilaksanakan oleh Dr. Mulyani Rahayu, S.Sos., M.Si., selaku Wakil Direktur Poltekimipas, didampingi Denny Nazaria Rifani, S.Sos., M.Si., selaku Kepala Program Studi Manajemen Pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program magang berjalan sesuai dengan kurikulum pendidikan vokasi, sekaligus mengevaluasi capaian kompetensi yang diperoleh taruna selama menjalankan praktik lapangan.
Pada kesempatan tersebut, tim melakukan monitoring terhadap pelaksanaan magang Taruna Tingkat IV atas nama Alwi Djener Al Zaqhino yang melaksanakan praktik di Lapas Kelas IIB Brebes dengan pendampingan mentor Ibnu Sina Nurisqiawan. Evaluasi dilakukan secara komprehensif melalui diskusi bersama taruna dan Ka.KPLP M Ziun Khabibulloh dan Kasubsie Registrasi Bimkemas, Henry Erwinton guna mengidentifikasi capaian pembelajaran, tantangan di lapangan, serta efektivitas proses pembimbingan selama masa magang.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan konstruktif. Tim dari Poltekimipas memberikan berbagai masukan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan magang agar semakin selaras dengan kebutuhan organisasi serta mampu membentuk lulusan yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap dinamika tugas pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh jajaran Poltekimipas. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan magang sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan satuan kerja pemasyarakatan.
Sementara itu, Wakil Direktur Poltekimipas Dr. Mulyani Rahayu, S.Sos., M.Si. menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari upaya memastikan setiap taruna memperoleh pengalaman praktik yang berkualitas sesuai standar kompetensi yang telah ditetapkan. Sinergi antara Poltekimipas dengan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan menjadi faktor penting dalam mencetak kader-kader aparatur pemasyarakatan yang profesional dan siap menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.
Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini, Lapas Kelas IIB Brebes kembali menunjukkan perannya sebagai institusi pembinaan yang tidak hanya menjalankan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi bagi calon aparatur Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta mampu mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
(Salam)