PAPUA SELATAN, MERAUKE – Pangdam XXIV/Mandala Trikora (MT) Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., menegaskan bahwa keberhasilan membangun satuan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, jiwa korsa, serta kepemimpinan yang humanis. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada prajurit Yon TP 817/Aoba dalam kunjungan kerjanya di Jalan Poros Blandin Kakayo, Kampung Blandin Kakayo, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (22/07/2026).
Turut mendampingi Pangdam dalam kegiatan tersebut Irdam XXIV/MT Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, S.Sos., M.I.P., bersama para Asisten Kasdam XXIV/MT, Danbrigif 83/Bugodi, Danyon TP 817/Aoba, Dandeninteldam XXIV/MT, Waaslog Kasdam XXIV/MT, serta Pabandya Ops Sopsdam XXIV/MT.
Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya membangun budaya kepemimpinan yang mendidik. Menurutnya, senior memiliki tanggung jawab membina junior dengan cara yang benar dan tidak dibenarkan memberikan hukuman yang dapat mengakibatkan cedera ataupun tindakan yang tidak bersifat edukatif.
Selain itu, Pangdam mengingatkan seluruh prajurit untuk selalu mengutamakan faktor keamanan dalam setiap aktivitas, khususnya saat berkendara dan melaksanakan pengamanan pangkalan. Mengingat pembangunan markas masih berlangsung, ia memerintahkan agar patroli dan pengamanan pangkalan dilaksanakan secara maksimal guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Kepada para komandan dan perwira, Pangdam menegaskan pentingnya membangun loyalitas ke atas, ke bawah, maupun ke samping sehingga tercipta hubungan kerja yang solid, harmonis, dan saling mendukung. Ia juga mengingatkan agar seluruh prajurit menggunakan media sosial secara bijak, mendukung publikasi positif satuan, serta menghindari penyalahgunaan media sosial yang dapat merugikan institusi.
Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan, nama baik satuan berada di tangan setiap prajurit sehingga jiwa korsa, integritas, dan profesionalisme harus senantiasa dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas.
Mengakhiri arahannya, Pangdam mengajak seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan. Ia juga mengingatkan agar setiap personel menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun, menjalankan kehidupan secara normatif sesuai aturan yang berlaku, serta segera melaporkan setiap permasalahan yang dapat menghambat pembangunan maupun kesiapan satuan.