BREBES – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Pada Minggu (28/06/2026), pekerjaan memasuki tahapan pembuatan alas atau deck jembatan, yang merupakan bagian penting sebelum jembatan dapat difungsikan sebagai akses penyeberangan bagi masyarakat.
Pekerjaan pembuatan deck menjadi salah satu tahapan akhir dalam konstruksi Jembatan Gantung Garuda yang melintasi Sungai Ciraja. Setelah sebelumnya berbagai pekerjaan berhasil diselesaikan, mulai dari pembangunan pondasi, pemasangan tiang pilon, pemasangan seling baja, hingga penyempurnaan struktur jembatan, kini pembangunan memasuki fase yang semakin mendekati penyelesaian.
Sejak pagi hari, suasana di lokasi pembangunan tampak dipenuhi semangat gotong royong. Anggota Koramil 12/Bantarkawung bersama masyarakat bekerja bahu-membahu menyiapkan dan memasang bagian alas jembatan dengan penuh ketelitian. Setiap pekerjaan dilakukan sesuai tahapan teknis agar menghasilkan konstruksi yang kokoh, aman, dan nyaman digunakan oleh masyarakat.
Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, yang selama ini aktif mendampingi seluruh proses pembangunan, terus hadir di lokasi untuk memberikan motivasi sekaligus memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Kehadirannya menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Pembuatan alas atau deck jembatan merupakan tahapan yang sangat penting karena nantinya akan menjadi jalur yang dilalui masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh pekerjaan dilakukan dengan teliti agar hasilnya kuat, aman, dan memiliki kualitas yang baik,” ujar Pelda Aris.
Menurutnya, progres pembangunan yang telah dicapai merupakan buah dari kerja sama yang erat antara TNI, pemerintah desa, tim teknis, dan masyarakat. Semangat gotong royong yang terus terpelihara menjadi faktor utama yang membuat pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda tidak hanya menghadirkan sebuah infrastruktur baru, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung secara aktif ikut terlibat dalam berbagai tahapan pekerjaan. Mereka rela meluangkan waktu dan tenaga demi mewujudkan jembatan yang telah lama menjadi harapan bersama.
Kehadiran Jembatan Gantung Garuda nantinya akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Selain memperlancar akses transportasi antara Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung, jembatan ini juga akan mempermudah distribusi hasil pertanian, meningkatkan akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Bantarkawung.
Semangat kebersamaan yang terus terjalin selama pembangunan menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat pedesaan. Kekompakan antara TNI dan warga menunjukkan bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud apabila dilakukan secara bersama-sama dengan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.
Dengan dimulainya pekerjaan pembuatan alas (deck) jembatan, pembangunan Jembatan Gantung Garuda kini semakin mendekati tahap akhir. Masyarakat berharap seluruh proses dapat berjalan lancar hingga selesai, sehingga jembatan yang telah lama dinantikan tersebut segera dapat digunakan dan menjadi sarana yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Brebes.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan rakyat mampu melahirkan karya yang bermanfaat bagi generasi sekarang maupun masa depan. Semangat gotong royong, pengabdian, dan kebersamaan yang terus terjaga selama proses pembangunan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kemajuan desa serta memperkokoh persatuan di tengah masyarakat.(Pen0713)
