Tegal – Topsberita.Com – Polsek Jatinegara melaksanakan pengamanan dan penyekatan di wilayah perbatasan Jatinegara, Kabupaten Tegal dengan Warungpring, Kabupaten Pemalang, tepatnya di kawasan Jembatan Kalirambut, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi pergerakan suporter Persekat menuju Kabupaten Banyumas, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di jalur perbatasan.
Sebelum pelaksanaan penyekatan, pada pukul 13.15 WIB dilaksanakan apel kesiapan personel yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono. Apel tersebut bertujuan menyamakan pola tindak, pembagian tugas, serta meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan di wilayah perbatasan.
Usai apel, personel gabungan melaksanakan patroli dan monitoring di sepanjang jalur perbatasan Jatinegara–Warungpring dengan fokus pada arus kendaraan dan mobilitas masyarakat. Kehadiran personel Polri di lapangan menjadi bagian dari upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan tertib.
Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono mengatakan bahwa pengamanan dan penyekatan merupakan langkah antisipatif yang dilakukan Polri guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya yang berkaitan dengan mobilisasi suporter menuju lokasi pertandingan.
“Pengamanan di wilayah perbatasan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kerawanan sejak dini. Polri mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan profesional agar situasi tetap terkendali serta aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujar IPTU Marsono.
Selama pelaksanaan kegiatan, personel Polsek Jatinegara melakukan patroli dialogis, pemantauan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan unsur terkait guna memastikan kondisi di jalur perbatasan tetap terkendali. Pendekatan humanis terus dikedepankan melalui penyampaian imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.
Kehadiran Polri di titik perbatasan menjadi bagian dari komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi yang terbangun antara personel di lapangan dan berbagai unsur pendukung menjadi langkah nyata dalam menciptakan rasa aman, menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, serta memastikan situasi wilayah perbatasan tetap terkendali melalui langkah-langkah preventif yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(Tgh)
