Prajurit Yonif TP 860/NSK Khusyuk Ikuti Ibadah Minggu di Gereja Katolik St. Paulus Batu Zaman, Perkuat Mental Rohani dan Kedekatan dengan Masyarakat

PAPUA, WAROPEN – Prajurit Batalyon Infanteri TP 860/NSK yang beragama Katolik melaksanakan Ibadah Minggu di Gereja Katolik St. Paulus Batu Zaman, Kabupaten Waropen, Papua, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan mental rohani yang rutin dilaksanakan guna membentuk prajurit yang tangguh secara spiritual, berkarakter, serta siap menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ibadah yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIT itu diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh prajurit Yonif TP 860/NSK bersama umat Katolik dan masyarakat sekitar pangkalan. Suasana ibadah berjalan sakral, tertib, serta dipenuhi nuansa persaudaraan yang hangat.

Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Pastor Risa Nuju Pangari yang menyampaikan pesan-pesan iman, pengharapan, dan kasih sebagai bekal bagi setiap umat dalam menjalani kehidupan maupun tanggung jawab sehari-hari. Bagi para prajurit, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun integritas, disiplin, serta semangat pengabdian selama menjalankan tugas di wilayah Papua.

Kegiatan ibadah ini juga merupakan implementasi program pembinaan mental ideologi dan kejuangan di lingkungan Yonif TP 860/NSK. Melalui pembinaan rohani yang berkesinambungan, satuan berupaya membentuk prajurit yang tidak hanya memiliki kemampuan profesional di bidang militer, tetapi juga memiliki ketahanan mental, moral, dan spiritual yang kuat.

Selain meningkatkan kualitas keimanan, kehadiran prajurit dalam ibadah bersama masyarakat menjadi sarana mempererat hubungan harmonis antara TNI dan warga. Interaksi yang terjalin dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut semakin memperkokoh silaturahmi, menumbuhkan rasa aman, serta mempererat kedekatan emosional antara prajurit dengan umat Katolik di Kabupaten Waropen.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Hal ini mencerminkan komitmen Yonif TP 860/NSK untuk terus menjaga keseimbangan antara kesiapan operasional dengan pembinaan mental dan spiritual prajurit sebagai bekal utama dalam melaksanakan tugas negara.

Melalui kegiatan keagamaan seperti Ibadah Minggu, Yonif TP 860/NSK menegaskan bahwa kekuatan seorang prajurit tidak hanya diukur dari kemampuan fisik dan profesionalismenya, tetapi juga dari keteguhan iman, kematangan moral, serta kedekatannya dengan masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi penting dalam mewujudkan prajurit TNI yang humanis, profesional, adaptif, dan senantiasa hadir memberikan manfaat bagi rakyat.

Loading

You cannot copy content of this page