PAPUA, Keerom – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan Babinsa Koramil 1701-23/Skanto, Koptu Agunawan dan Serda Jodi, yang turun langsung mendampingi para petani dalam kegiatan penanaman padi gogo di Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Senin (11/5/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam memperkuat sektor pertanian masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan pemerintah. Kehadiran Babinsa di tengah para petani tidak hanya membantu meringankan pekerjaan di lapangan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Dalam kegiatan itu, Koptu Agunawan membantu proses penanaman padi gogo varietas Sintanur di lahan milik Bapak Muji seluas setengah hektare yang berada di Dusun Embot, Kampung Arsopura. Sementara itu, Serda Jodi melaksanakan pendampingan serupa di lahan CSR milik Bapak Priadi seluas tiga hektare di Kampung Intaimelyan, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom.
Dengan penuh semangat, para Babinsa bersama warga turun langsung ke lahan pertanian untuk membantu proses pengolahan tanah hingga penanaman padi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.
Koptu Agunawan mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong peningkatan ketahanan pangan di daerah.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani. Melalui pendampingan ini diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian sehingga mampu mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, padi gogo merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Distrik Skanto. Selain cocok ditanam di lahan kering, jenis padi tersebut dinilai sesuai dengan kondisi geografis wilayah setempat sehingga memiliki prospek yang baik dalam meningkatkan hasil pertanian masyarakat.
Sementara itu, pemilik lahan, Bapak Muji, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan Babinsa kepada para petani di kampungnya. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih karena Babinsa selalu hadir membantu masyarakat, khususnya petani. Pendampingan seperti ini sangat bermanfaat dan semoga terus dilakukan agar petani semakin semangat dalam bercocok tanam,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pendampingan pertanian tersebut, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat serta mampu meningkatkan produktivitas pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan, baik di Kabupaten Keerom maupun secara nasional. (Redaksi Papua)