Sentani – Babinsa Koramil 1701-12/Demta, Serda Jamila, melaksanakan pendampingan dan pengawasan pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung Yakore, Distrik Demta, Kabupaten Jayapura, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Pendampingan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata TNI AD dalam mendukung serta menyukseskan program unggulan pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Hingga saat ini, progres pembangunan dapur MBG di Kampung Yakore telah berjalan kurang lebih dua minggu dan terus menunjukkan perkembangan positif.
Dalam keterangannya, Serda Jamila menegaskan bahwa selain memantau kemajuan pembangunan, pihaknya juga menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja dan kualitas bangunan kepada para pekerja di lapangan.
“Kami terus melakukan pemantauan dan mengingatkan para pekerja agar selalu mengutamakan faktor keselamatan serta menjaga kualitas pembangunan, sehingga dapur MBG ini benar-benar memenuhi standar yang telah ditentukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Dapur MBG merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka pemenuhan gizi bagi siswa-siswi sekolah, sebagai upaya menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut dijelaskan, seluruh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berada di bawah kendali Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara itu, TNI berperan aktif dalam mendukung, mengawal, serta membantu percepatan operasional program strategis tersebut di wilayah.
“Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan ini, kami berharap pembangunan dapur MBG dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah,” tambahnya.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam pengawasan pembangunan dapur MBG merupakan wujud komitmen Koramil 1701-12/Demta dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak di wilayah binaan. (Redaksi Papua).