BREBES – Semangat persatuan dalam keberagaman kembali terlihat nyata dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Pada Minggu (24/5/2026), suasana di lokasi pembangunan mencerminkan semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap memiliki satu tujuan yang sama.
Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Ciraja tersebut terus berjalan dengan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat bersama anggota TNI dari Koramil 12/Bantarkawung. Kehadiran jembatan ini menjadi harapan besar warga sebagai sarana penghubung antara Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung yang nantinya akan mempermudah akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di lokasi pembangunan, masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang terlihat bekerja bersama tanpa membedakan status maupun peran. Mereka saling membantu dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari menyiapkan material, membersihkan area kerja, hingga membantu proses pembangunan lainnya.
Kebersamaan yang terjalin selama pembangunan menjadi gambaran nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu dalam tujuan yang sama. Semangat gotong royong dan rasa saling peduli membuat seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan penuh kekompakan.
Babinsa Desa Bangbayang, Pelda Aris, yang selalu aktif mendampingi kegiatan pembangunan, mengatakan bahwa semangat Bhinneka Tunggal Ika sangat terasa dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Garuda.
“Walaupun berbeda-beda, semuanya memiliki satu tujuan yang sama, yaitu membangun jembatan demi kepentingan masyarakat bersama. Semangat persatuan seperti inilah yang harus terus dijaga,” ujar Pelda Aris.
Menurutnya, pembangunan jembatan ini tidak hanya menghadirkan manfaat fisik berupa akses penghubung, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat serta antarwarga itu sendiri.
Masyarakat Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung menyambut pembangunan tersebut dengan penuh antusias. Mereka berharap jembatan dapat segera selesai dan dimanfaatkan untuk memperlancar aktivitas sehari-hari, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Selain menjadi sarana transportasi, Jembatan Gantung Garuda juga diharapkan mampu menjadi simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun daerahnya. Nilai gotong royong yang tumbuh selama proses pembangunan menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan masih hidup dan terjaga dengan baik.
Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Bantarkawung terus berjalan menuju tahap penyelesaian. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes.(Pen0713)
