Brebes, Senin (03/08/2026) – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat kembali diwujudkan melalui keterlibatan aktif Babinsa Desa Kedungoleng, Sertu Maryono, dalam pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Kegiatan tersebut menjadi implementasi nyata tugas pembinaan teritorial sekaligus pengamalan salah satu butir 8 Wajib TNI, yakni mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
Sejak dimulainya pembangunan, Sertu Maryono secara konsisten hadir di lokasi untuk mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan. Bersama warga, ia bergotong royong melaksanakan berbagai pekerjaan konstruksi, mulai dari penyiapan material, penguatan struktur, hingga penyelesaian bagian-bagian yang menjadi prioritas agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Mereka menilai pendampingan yang dilakukan tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan sehingga pekerjaan yang berat dapat diselesaikan secara lebih cepat dan efektif.
Menurut Sertu Maryono, seorang Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan dukungan dalam menghadapi berbagai kendala pembangunan. Baginya, membantu masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara melalui pelayanan langsung kepada rakyat.
“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu dekat dengan masyarakat. Ketika rakyat menghadapi kesulitan, kami harus hadir memberikan solusi, semangat, dan tenaga agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama,” ungkap Sertu Maryono.
Pembangunan Jembatan Beton Garuda memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Desa Kedungoleng. Selama ini, akses transportasi di kawasan tersebut masih menjadi salah satu kendala, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Dengan hadirnya jembatan beton yang kokoh dan permanen, mobilitas masyarakat akan semakin lancar, distribusi hasil pertanian menjadi lebih mudah, serta konektivitas antardusun dapat meningkat secara signifikan.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendukung kelancaran pembangunan. Warga dari berbagai kalangan dengan sukarela menyumbangkan tenaga dan waktu demi mempercepat penyelesaian jembatan yang diharapkan mampu membawa dampak positif bagi perkembangan desa.
Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran setiap tahapan pembangunan. Melalui komunikasi yang baik serta koordinasi yang solid, berbagai pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif dengan tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan kerja.
Kodim 0713/Brebes melalui para Babinsa terus berkomitmen mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pendampingan terhadap pembangunan Jembatan Beton Garuda merupakan salah satu bentuk nyata peran TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan semangat “Mengatasi Kesulitan Rakyat di Sekelilingnya,” pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kedungoleng diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penghubung yang memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian TNI dalam mendukung terwujudnya desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.(Pen0713)
