PAPUA SELATAN, Merauke – Kodam XXIV/Mandala Trikora menggelar kegiatan pembinaan jaring Mitra Karib Tahun Anggaran 2026 di Ruang Trikora Makodam XXIV/MT, Jalan Poros Tanah Miring, Merauke, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Aster Kasdam XXIV/MT, Kolonel Kav Agung Nur Cahyono, S.I.P., M.Tr. (Han), sebagai upaya memperkuat deteksi dini dan cegah dini di wilayah.
Mengusung tema “Mewujudkan Binter TNI yang Adaptif melalui kegiatan pembinaan jaring Mitra Karib guna mengoptimalkan deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat bagi Apkowil”, kegiatan ini diikuti oleh para Mitra Karib serta unsur Balak Kodam XXIV/MT.
Dalam sambutannya, Kolonel Kav Agung Nur Cahyono menegaskan pentingnya peran Mitra Karib sebagai bagian dari sistem pembinaan teritorial (Binter) TNI AD. Menurutnya, keberadaan Mitra Karib menjadi ujung tombak dalam membantu aparat kewilayahan (Apkowil) untuk memperoleh informasi secara cepat dan akurat di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi, sinergi, dan kerja sama yang solid antara Kodam XXIV/MT dengan seluruh Mitra Karib dalam mendukung pembangunan di Provinsi Papua Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran aktif Mitra Karib sangat diperlukan dalam berbagai sektor strategis, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga penyiapan generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air.
Kegiatan pembinaan ini juga diisi dengan paparan materi dari sejumlah pejabat Kodam XXIV/MT, di antaranya Danpomdam XXIV/MT Kolonel Cpm Hendra Andreas Siray, S.H., M.Si., serta Wakaajendam XXIV/MT Letkol Caj Zainudin. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada peningkatan kapasitas Mitra Karib dalam mendukung tugas-tugas kewilayahan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antara seluruh unsur pelaksana di lingkungan Kodam XXIV/MT sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan jaring Mitra Karib Kodam XXIV/MT semakin solid dan responsif dalam mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendorong percepatan pembangunan di Papua Selatan.