Bukan Sekadar Menjalani Hukuman, Lapas Brebes Bentuk Warga Binaan Berakhlak Melalui Pembinaan Spiritual

Brebes, Tops Berita – Bukan sekadar menjalani masa pidana, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes juga dibina secara mental dan spiritual melalui kegiatan istighosah dan tausiyah keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat pagi menjelang pelaksanaan Sholat Jumat. Program pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Brebes dalam membentuk pribadi yang religius, berakhlak mulia, dan siap kembali berperan positif di tengah Masyarakat, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan pembinaan keagamaan tersebut merupakan program rutin yang dikoordinasikan oleh Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) sebagai bagian dari pembentukan karakter Warga Binaan agar memiliki keimanan, ketakwaan, serta akhlak yang lebih baik selama menjalani masa pidana.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh jajaran petugas Lapas Brebes. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan istighosah, doa bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta tausiyah yang berisi pesan-pesan keagamaan dan motivasi agar Warga Binaan mampu melakukan introspeksi diri serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Brebes, Ibnu Sina Nurisqiawan, yang juga turut mendampingi kegiatan mengatakan bahwa pembinaan spiritual merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Brebes.

“Pembinaan keagamaan yang kami laksanakan secara rutin setiap Jumat pagi bertujuan untuk memperkuat mental dan spiritual Warga Binaan. Melalui kegiatan ini kami berharap mereka dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki perilaku, serta memiliki bekal moral yang kuat sebagai persiapan kembali ke masyarakat,” ujar Ibnu Sina.

Menurutnya, pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan dan pembentukan karakter Warga Binaan secara menyeluruh.

Melalui pembinaan spiritual yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Lapas Kelas IIB Brebes berharap dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih religius, berakhlak mulia, serta siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidananya.

Program pembinaan keagamaan ini menjadi salah satu wujud komitmen Lapas Brebes dalam menghadirkan proses pemasyarakatan yang humanis, edukatif, dan berkelanjutan, sehingga tujuan pembinaan untuk membentuk Warga Binaan yang sadar hukum dan mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat dapat terwujud.

(Salam)

 

Loading

You cannot copy content of this page